Minggu, 02 April 2017

Pengaruh Sebuah Ruang

http://2.bp.blogspot.com/-Bs7hdYDFr9c/TdLOHT4J6KI/AAAAAAAAAHU/GDoYEz_vUmE/s1600/shot0001.png
Double Portrait of Lucian Freud and Frank Auerbach and
Study for a Portrait of Isabel Rawsthorne by Francis Bacon

Dalam Last Tango In Paris, seorang gadis muda bertemu seorang pria yang jauh lebih tua di sebuah ruang apartemen yang gelap dan kusam, mereka tidak jatuh cinta tapi hanya saling terpana. Ada sesuatu di dalam ruangan itu yang membuat mereka merasa intim dan kemudian terjalinlah sebuah hubungan rahasia yang terlihat ganjil tapi sebenarnya gambaran dari pelarian mereka berdua atas ketidakpuasaan hidup masing-masing. 

Ruang apartemen di dalam film tersebut tak ubahnya ruang tersembunyi yang biasa kita hidupi dalam keseharian. Dalam dunia internet, misalnya. Kita bisa menemukan diri kita menjadi terasa sangat dekat berinterasi dengan seseorang di Twitter atau di Instagram, tapi kemudian ketika interaksi tersebut berpindah ke ruang yang lain, ambil contoh saat kopi darat atau saat bertukar pesan di Whatsapp, kenyamanan perasaan itu berganti. Chemistry mendadak runtuh. Terasa ada yang berbeda. Entah apa yang salah tapi mungkin begitulah pengaruh sebuah ruang. Itulah kenapa di ujung film saat sang gadis berpapasan dengan si pria di dunia nyata di luar ruang apartemen, ia digambarkan merasa asing dan bahkan menjauhinya. Pria yang biasa jadi teman bercintanya di apartemen mendadak di matanya terlihat sebagai pria menakutkan yang tak karuan.

Saya teringat seorang teman lama yang menemukan saya kembali lewat Instagram. Kami bertukar pesan panjang disana lalu kemudian suatu waktu saya memintanya untuk melanjutkan interaksi di Whatsapp. Dia agak malas namun akhirnya setuju. Saat memulai chat, terasa ada yang aneh karena mendadak saya (atau kami) menjadi canggung. Terasa sekali bahwa kami mencari-cari bahan obrolan. Entah apa yang berbeda sebenarnya dari berinteraksi di Instagram dan Whatsapp tapi saya yakin itu adalah contoh baik tentang pengaruh sebuah ruang. Kami cocok dalam "ruang Instagram" dan kemudian merasa ganjil ada di "ruang lain" di Whatsapp. Tentu saya yakin ada banyak cerita-cerita lainnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar